SOLOPOS.COM - Dokter di Klinik Utama Kasih Ibu Sehati Solo, dr. Slamet Riyanto, Sp.Ak, MM. (Istimewa)

Akupunktur merupakan suatu cara pengobatan yang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Akupunktur berasal dari kata Acus dan punctura. Acus artinya jarum dan punctura artinya menusuk atau tusukan. Acupuncture diartikan sebagai suatu teknik pengobatan dengan menusukan jarum pada titik-titik tertentu pada permukaan tubuh seseorang sesuai dengan indikasi yang ada.

Akupunktur Medik merupakan cabang ilmu kedokteran berupa perangsangan pada titik tertentu dipermukaan tubuh berlandaskan pada pengetahuan anatomi, fisiologi maupun patologi dan berbasis pada evidence bases medicine dalam tata laksana pasien.

Promosi Pramudya Kusumawardana Bukti Kejamnya Netizen Indonesia

Dalam Ilmu Akupunktur dinyatakan bahwa dalam tubuh manusia terdapat bioenergy yang memungkinkan segala proses yang ada di dalam tubuh dapat berlangsung. Dipercaya bahwa bioenergy itu mengalir dalam suatu saluran yang disebut meridian. Meridian ini merupakan suatu system tersendiri yang mengalirkan bioenergy tersebut dari satu meridian ke meridian lainnya dan dari meridian ke bagian tubuh lainnya seperti organ dalam.

Pada meridian itu terdapat titik-titik akupunktur yang merupakan konsentrasi bioenergy. Secara teoritis keadaan patologis akan terjadi bila terdapat ketidak seimbangan bioenergy dalam suatu bagian tubuh. Tujuan terapi akupunktur adalah untuk menyeimbangkan kembali keadaan ketidakseimbangan itu dengan perangsangan di titik akupunktur dimana perangsangan itu akan disalurkan melalui meridian ke tempat yang dituju.

Secara medik akupunktur merupakan tindakan invasif dengan penusukan jarum yang memberikan perangsangan pada system persyarafan, neurohumoral dan sistem tubuh akan bereaksi sedemikian rupa sehingga tercapai keadaan keseimbangan yang menghasilkan efek terapeutik tertentu, adanya reaksi ini akan memberikan efek yang menguntungkan berupa analgesia, antispasme, homeostatis otonom, anti inflamasi dan peningkatan penyembuhan jaringan.

Dengan demikian akupunktur yang sebelumnya hanya dianggap sebagai terapi alternative berangsur-angsur dapat diterima dalam dunia medik atau kedokteran sebagai suatu cara terapi suportif bagi ilmu kedokteran lainnya maupun sebagai terapi utama dalam upaya penyembuhan secara holistic.

Dalam upaya mencapai kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, kiranya akupunktur medik dapat berperan dalam system pelayanan kesehatan. Sekurang-kurangnya ada dua alasan . Pertama, pemanfaatan akupunktur sebagai terapi suportif dalam upaya pengobatan penyakit sehingga dapat mengurangi penggunaan obat-obatan / medikamentosa. Kedua, terapi akupunktur medik memberikan perangsangan kepada system tubuh agar berfungsi optimal sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan kualitas hidup secara alami.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) sejak tahun 1991 telah menerima akupunktur sebagai suatu cara pengobatan dan merekomendasikan akupunktur untuk diintegrasikan dalam Sistem Kesehatan Nasional masing-masing negara anggota (Resolusi WHA 44.34).

WHO merekomendasikan lebih dari 100 keluhan dan penyakit yang bisa diterapi dengan akupuntur, beberapa contoh kasus yang sudah ditangani penulis di antaranya :

  • Kasus nyeri : baik akibat trauma maupun pasca-operasi : Osteo Arthritis ( nyeri sendi lutut ), LBP (nyeri pinggang bawah), Frozen Shoulder (nyeri sendi bahu), vertigo, migren , CTS (nyeri pergelangan tangan ), nyeri pasca-operasi kanker
  • Kasus kelainan syaraf berupa kelumpuhan badan dan wajah (stroke), wajah merot (bell’s spalsy), paraestesi (baal/kesemutan)
  • Mengatasi rasa mual : hamil muda (Morning Sicknes), Gastritis (sakit maag), Dispepsia, Mual Pasca Kemoterapi
  • Gangguan degeneratif : Diabetes Mellitus ( DM ), Hipertensi, Stroke, Nyeri pada dada ( chestpain ),
  • Gangguan Kejiwaan : Sulit tidur ( Insomnia ), Rasa cemas, Merasa ada yang membisikan, Merasa diawasi seseorang
  • Ganggun Organ Reproduksi : Disfungsi Ereksi (psikogenik), BPH (Pembesaran Prostat), Disuria (Anyang-anyanan), infertilitas, gangguan menstruasi
  • Gangguan Saraf: kedutan (Tick Fasialis), wajah merot (Bell’s Palsy), Neuropati Diabetikum (kesemutan), lumpuh pascastroke, kelemahan motorik karena stroke
  • Meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh: kebugaran, vitalitas
  • Akupunktur untuk Anak : Sulit makan pada anak, ngompol , gangguan tumbuh kembang
  • Berbagai Kelainan Fungsional: sinusitis, Rhinitis allergica, Retinopati Diabetika, gangguan fungsi ginjal

Akupunktur medik diharapkan dapat memberikan sumbangannya untuk meningkatkan kesehatan maupun derajat kesehatan masyarakat secara umum, khususnya di negara-negara berkembang. Pengembangan akupunktur medik berdasarkan penelitian dasar dan penelitian klinik dengan pendekatan medik telah memungkinkan diterimanya akupunktur medik dalam bidang kedokteran sebagai suatu cara pengobatan suportif yang efektif dan holistik.

Kiranya di masa mendatang pemanfaatan akupunktur medik dalam bidang pengobatan perlu ditingkatkan demi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terlebih bila BPJS Bidang Kesehatan dapat menjamin layanan akupunktur medik ini kedepannya.

Akupunktur Medik sebagai suatu cara pengobatan yang sederhana, murah dan efektif.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya